← 論文一覧に戻る

持続可能性報告が資本市場反応に与える役割:財務会計と持続可能性報告規制枠組みの分析

Peran Sustainability Reporting terhadap Reaksi Pasar Modal: Analisis Akuntansi Keuangan dan Kerangka Regulasi Pelaporan Keberlanjutan (原題)

Gevan Naufal Wala, Fergisa Rindang Primadi

Jurnal Greenation Ilmu Akuntansi📚 査読済 / ジャーナル2026-09-27#開示インフラ経営インパクト: 資金調達対象セクター: finance
DOI: 10.38035/jgia.v4i1.832
原典: https://doi.org/10.38035/jgia.v4i1.832
📄 PDF

🤖 gxceed AI 要約

日本語

本論文は、持続可能性報告と資本市場反応の関係を財務会計の観点から分析し、インドネシアの規制枠組みを国際基準と比較評価する。市場反応は情報の重要性、独立保証の有無、開示の信頼性に依存し、開示量だけでは決まらないと結論づける。インドネシアの規制は形式的には整備されているが、実質的にはグローバル枠組みに比べ断片化していると指摘する。

English

This paper analyzes the link between sustainability reporting and capital market reactions through a financial accounting lens, and evaluates Indonesia's regulatory framework against global disclosure standards. It finds market reactions are conditional—depending on materiality, independent assurance, and credibility rather than disclosure volume. Indonesia's rules are formally adequate but substantively fragmented versus converging global frameworks.

Unofficial AI-generated summary based on the public title and abstract. Not an official translation.

📝 gxceed 編集解説 — Why this matters

日本のGX文脈において

インドネシアの開示規制と市場反応の比較は、SSBJ基準導入や有報でのサステナビリティ開示拡充を進める日本にとって、新興国における規制収斂の課題を映す参照事例となる。

In the global GX context

This study adds a Global South perspective to disclosure scholarship, showing how an emerging market's fragmented framework compares to ISSB/TCFD convergence—useful for understanding regulatory harmonization gaps beyond the EU/US.

👥 読者別の含意

🔬研究者:開示の市場反応が条件付きであるという知見は、価値関連性研究の文脈で参照価値がある。

🏢実務担当者:開示量より重要性・第三者保証・信頼性が投資家評価を左右する点は実務設計に示唆を与える。

🏛政策担当者:新興国規制の形式的充足と実質的断片化のギャップは、規制収斂政策の検討材料となる。

📄 Abstract(原文)

Meningkatnya perhatian global terhadap keberlanjutan perusahaan menempatkan pelaporan keberlanjutan sebagai sarana komunikasi strategis antara perusahaan dan pelaku pasar modal. Namun, bukti empiris mengenai reaksi pasar modal terhadap pengungkapan keberlanjutan masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten, mulai dari abnormal return positif dalam jangka panjang hingga reaksi harga yang tidak signifikan bahkan negatif dalam jangka pendek. Inkonsistensi ini menimbulkan kesenjangan penelitian mengenai mekanisme yang menjadikan informasi keberlanjutan bermakna secara finansial bagi investor, serta kecukupan kerangka regulasi yang mengatur pengungkapan tersebut di Indonesia dibandingkan dengan standar internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pelaporan keberlanjutan dan reaksi pasar modal melalui sudut pandang akuntansi keuangan, serta mengevaluasi kerangka regulasi pelaporan keberlanjutan di Indonesia terhadap standar pengungkapan keberlanjutan global. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang memadukan analisis regulasi normatif dengan sintesis naratif atas literatur akuntansi dan keuangan terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa reaksi pasar modal terhadap pengungkapan keberlanjutan bersifat kondisional, bergantung pada materialitas informasi, keberadaan asurans independen, dan kredibilitas pengungkapan, bukan semata-mata volume pengungkapan. Analisis regulasi menunjukkan bahwa regulasi pelaporan keberlanjutan Indonesia secara formal telah terpenuhi namun secara substansi masih terfragmentasi dibandingkan kerangka global yang tengah berkonvergensi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian reaksi pasar modal, relevansi nilai akuntansi keuangan, dan analisis regulasi komparatif dalam satu kerangka interpretatif.

🔗 Provenance — このレコードを発見したソース

🔔 こうした論文の新着を逃したくない方は キーワードアラート に登録(無料・3キーワードまで)。

gxceed は公開メタデータに基づく研究支援データセットです。要約・翻訳・解説は AI 支援で生成されています。 最終的な解釈・検証は利用者が原典資料に基づいて行うことを前提とします。