← 論文一覧に戻る

財務的苦境とレバレッジが利益管理に与える影響:ESG開示の調整効果

Pengaruh Financial Distress dan Leverage terhadap Earnings Management dengan ESG Disclosure sebagai Variabel Moderasi (原題)

Erlangga Saputra, Elvin Bastian, Ina Indriana

Jurnal Minfo Polgan📚 査読済 / ジャーナル2026-09-26#ESG経営インパクト: 資金調達対象セクター: cross_sector
DOI: 10.33395/jmp.v15i3.16730
原典: https://doi.org/10.33395/jmp.v15i3.16730

🤖 gxceed AI 要約

日本語

インドネシア証券取引所の消費者非循環セクター企業105社・262社年を対象に、財務的苦境とレバレッジが利益管理に及ぼす影響とESG開示の調整効果を検証した。財務的苦境とレバレッジはいずれも利益管理に有意な影響を与えなかったが、ESG開示はレバレッジと利益管理の関係を有意に調整した。ESG開示が高レバレッジ企業の経営者行動を規律づける可能性を示唆する。

English

Using 262 firm-year observations from 105 Indonesian consumer non-cyclical firms (2019–2024), this study tests how financial distress and leverage affect earnings management and whether ESG disclosure moderates these relationships. Neither distress nor leverage significantly affected earnings management, but ESG disclosure significantly moderated the leverage–earnings management link. Findings suggest ESG disclosure shapes managerial behavior, especially in highly leveraged firms.

Unofficial AI-generated summary based on the public title and abstract. Not an official translation.

📝 gxceed 編集解説 — Why this matters

日本のGX文脈において

日本ではSSBJ基準や有報でのサステナビリティ開示が拡大する中、ESG開示が経営者の裁量的会計行動を抑制しうるという実証結果は、開示規制のガバナンス効果を議論する際の参考になる。新興国市場の証拠として、日本企業の開示高度化の意義を相対化できる。

In the global GX context

As ISSB/CSRD disclosure regimes expand globally, this paper offers emerging-market evidence that ESG disclosure can discipline managerial accounting behavior under high leverage. It adds to the disclosure-governance literature relevant to TCFD/ISSB adoption debates, though its single-country, single-sector scope limits generalization.

👥 読者別の含意

🔬研究者:ESG開示のガバナンス効果と利益管理の関係を新興国データで検証した実証例として参照できる。

🏢実務担当者:高レバレッジ企業ではESG開示の質向上が会計規律・投資家信頼の維持に寄与しうる点を留意すべき。

🏛政策担当者:開示義務化が経営者の裁量行動を抑える可能性を示すが、単一市場の証拠であり政策一般化には慎重を要する。

📄 Abstract(原文)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh financial distress dan leverage terhadap manajemen laba serta menganalisis peran moderasi pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG). Penelitian dilakukan pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan memperoleh 262 observasi firm-year dari 105 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Manajemen laba diukur menggunakan discretionary accruals berdasarkan Modified Jones Model, financial distress diukur menggunakan Altman Z-Score, leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan pengungkapan ESG diukur menggunakan ESG Disclosure Index (ESGDI). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, dan leverage juga tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Selain itu, pengungkapan ESG tidak terbukti memoderasi hubungan antara financial distress dan manajemen laba. Namun, pengungkapan ESG terbukti memoderasi secara signifikan hubungan antara leverage dan manajemen laba, yang menunjukkan bahwa pengungkapan ESG dapat mengubah kekuatan pengaruh leverage terhadap manajemen laba. Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan keuangan tidak selalu mendorong perusahaan untuk melakukan manajemen laba, sedangkan pengungkapan ESG berperan dalam membentuk perilaku manajerial, khususnya pada kondisi perusahaan dengan tingkat leverage yang tinggi.

🔗 Provenance — このレコードを発見したソース

🔔 こうした論文の新着を逃したくない方は キーワードアラート に登録(無料・3キーワードまで)。

gxceed は公開メタデータに基づく研究支援データセットです。要約・翻訳・解説は AI 支援で生成されています。 最終的な解釈・検証は利用者が原典資料に基づいて行うことを前提とします。